Tari Bedhaya Ketawang, Tari Jawa Yang Mengandung Mistis

Cultureindo.com – Tari Bedhaya Ketawang merupakan salah satu tarian yang dimiliki oleh masyarakat Jawa Tengah pada khususnya Kraton Surakarta. Tarian ini biasanya diperankan oleh 9 orang penari yang berdandan layaknya bidadari. Maksud dari 9 penari tersebut melambangkan wali songo yang merupakan penyebar agama islam di tanah jawa.

Bedhaya Ketawang memiliki arti yang dapat disimpulkan Bedhaya ( Penari Wanita ) dan Ketawang ( Langit ). Jadi tarian Bedhaya Ketawang ini merupakan istilah dari penari wanita yang turun dari istana langit.

Tarian Bedhaya Ketawang ini memiliki mitos sakral yang sangat kental dengan nuansa kraton, Jika tarian ini di sajikan menurut cerita bakalan di hadiri oleh penguasa laut kidul atao yang lebih dikenal sebagai Kanjeng Ratu Kidul ( Nyi Roro Kidul ) yang ikut menari bersama 9 bidadari .

Maka tak heran jika kita sedang menyaksikan tarian ini nuansa sekitar kita menjadi hening, hanya suara gamelan saja yang terdengar di balut dengan hawa merinding di sekucur tubuh.

Syarat lain dari para 9 penari tersebut tidak boleh sedang Haid, Ini merupakan pantangan yang tidak boleh dilakukan. Sedangkan para penari tersebut akan di iringi dengan Gending Ketawang Gedhe.

Biasanya tari Bedhaya Ketawang ini di laksanakan setiap 1 tahun sekali di lingkup Kraton Surakarta, Karena tarian ini merupakan tarian Sakral, Bahkan, menurut mereka, Ratu penguasa di laut selatan itu sewaktu menari kadang-kadang menampakkan diri, hingga penarinya terlihat seperti 10 orang.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply