FIGC Optimis Liga Italia Serie A Musim Ini Bisa Diselesaikan

Cultureindo.com – Merebaknya wabah corona di Italia yang berkembang sangat pesat dan menelan ribuan jiwa penduduk setempat, membuat kelanjutan kompetisi Liga Italia serie A harus tertunda meski sempat memainkan beberapa laga pertandingan tanpa penonton.

Sebelumnya, secara resmi penundaan Liga Italia secara resemi di umumkan Perdana Menteri Guiseppe Conte pada Selasa (10/3/2020) seiring dengan makin meluasnya zona merah yang mencakup hampir seluruh wilayah di Italia imbas dari kian merebaknya virus corona.

Rencana awal lanjutan dari kompetisi liga Italia Serie A dan B akan dilanjutkan pada 3 April 2020. Namun dengan melihat situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, membuat jadwal yang sudah di jadwalkan kembali tidak memungkinkan.

Memang sempat ada beberapa wacana yang beredar seperti liga untuk musim ini di batalkan tanpa juara atau di hentikan dengan menentukan pemimpin klasemen sementara yang meraih titel scudetto. Tentu saja ini bisa menimbulkan polemik dan juga pro kontra oleh beberapa pihak terkait.

Namun menurut rilis terbaru dari Presiden FIGC selaku Federasi Sepakbola Italia, Gavriele Gravina merasa optimis jika hipotensi soal kelanjutan Liga Italia serie A yang terhenti akibat dari virus corona covid-19 ini akan bisa dilanjutkan kembali.

Sesuai dengan jadwal terbaru yang sudah dirilis dan direncanakan oleh FIGC. Kompetisi Liga Italia akan bisa kembali bergulir mulai 17 Mei 2020 mendatang dan berakhir pada bulan Oktober.

“Itu hanya sebuah hipotesis. Saat ini, tanggal yang mungkin untuk memulai kembali serie A mungkin 1 Mei, tapi saya ingin menyebut ini sebuah hipotesis,” katanya, seperti yang dikutip dari Sportskeeda.

“Menyelesaika Serie A musim ini merupakan cara yang trebaik agar muism selanjutnya tidak terganggu dengan cara apapun,” lanjut Gravina.

Jika FIGC merasa optimis jika kompetisi masih bisa dilanjutkan, hal ini berbeda dengan pandangan Perdana Menteri Italia, Guiseppe Conte yang tidak bersedia memberikan jaminan bila hal buruk yang terjadi mengenai rencana FIGC ini.

“Saat ini, saya tidak bisa mengatakan kapan bencana ini bakal berakhir. Kami mengikuti arahan komite ilmiah. Sebab, Italia merupakan negara di Eropa pertama yang menghadapi situasi darurat,”ucap Conte.

“Penjelasan saya ini mungkin tidak sempurna. Namun, pemerintah sudah melakukan hal-hal terbaik berdasarkan pengetahuan yang kami miliki,” imbuh Conte

Seperti diketahui, imbas dari merebaknya wabah corona membuat kompetisiliga Italia harus terhenti dipekan ke 26 dengan posisi klasemen teratas di tempati Juventus dengan 63 poin disusul Lazio di posisi kedua dengan 62 poin dan Inter Milan di posisi ketiga dengan 54 poin. Dengan demikian masih ada 12 jadwal pertandingan yang belum di mainkan dari 38 jadwal pertandingan yang harus di selesaikan dalam satu musim.



Tags:
author

Author: 

Leave a Reply